Pantai Mandala Ria Bulukumba: Pesona Alam dan Jejak Sejarah Operasi Mandala

- Kamis, 26 Maret 2026 | 13:00 WIB
Pantai Mandala Ria Bulukumba: Pesona Alam dan Jejak Sejarah Operasi Mandala

“Nama itu dipilih untuk mengenang perjuangan,” begitu kira-kira semangat yang ingin disampaikan.

Jejak sejarahnya bahkan lebih tua lagi. Ternyata, pada 1961, wilayah ini pernah menjadi tempat pembuatan perahu pendarat untuk kebutuhan militer. Bayangkan, sekitar 20 unit perahu dikerjakan oleh para pengrajin lokal dengan cepat. Keahlian membangun kapal itu tak hilang. Sampai sekarang, kawasan Ara tetap menjadi salah satu sentra pembuatan Pinisi, kapal tradisional kebanggaan Indonesia yang diakui dunia.

Sepi itu Indah, dan Ada Kepiting Langka

Kalau Anda mencari ketenangan, inilah tempatnya. Berbeda dengan Tanjung Bira yang ramai, suasana di Pantai Mandala Ria cenderung lebih sepi dan santai. Cocok banget untuk sekadar duduk-duduk, piknik keluarga, atau menikmati sunset sendirian tanpa gangguan keramaian.

Ada lagi hal unik. Di wilayah utara pantai, tepatnya di area Bungkang, konon hidup kepiting kenari. Hewan ini dianggap spesial oleh warga setempat karena jarang muncul, hanya terlihat dalam kondisi tertentu saja. Jadi, selain menikmati pantai, Anda juga bisa dapat cerita unik tentang satwa lokal.

Beberapa Hal yang Perlu Diingat Sebelum Berangkat

Mau datang? Waktu terbaik adalah dari pagi sampai sore hari. Panorama pantai dan cahaya matahari akan tampak paling cantik di rentang waktu itu. Jangan lupa siapkan pakaian ganti, siapa tahu Anda tergoda untuk menceburkan diri di air yang bening itu. Oh iya, pakai juga tabir surya. Sinar matahari di siang hari bisa cukup terik, lho.

Pada akhirnya, Pantai Mandala Ria ini seperti permata yang belum sepenuhnya tergali. Ia menawarkan segalanya: keindahan alam yang menenangkan, petualangan bawah laut yang seru, dan lapisan sejarah yang membuatnya terasa bermakna. Pantas sekali jika destinasi ini masuk dalam daftar wajib saat Anda menjelajahi Bulukumba.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar