Teddy dan Wihaji Bahas Strategi Penurunan Stunting Lewat Program Makan Bergizi

- Kamis, 20 November 2025 | 23:30 WIB
Teddy dan Wihaji Bahas Strategi Penurunan Stunting Lewat Program Makan Bergizi

Pada Kamis malam (20/11), suasana di Kantor Sekretariat Kabinet tampak lebih ramai dari biasanya. Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya kedatangan tamu penting, yakni Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji.

Momen pertemuan mereka kemudian muncul di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Dalam foto yang beredar, kedua pejabat itu terlihat sedang berbincang serius. Mereka berdua mengenakan kemeja putih, duduk berhadapan dalam suasana yang terlihat cukup akrab.

Menurut Teddy, pertemuan itu membahas perkembangan kerja Kementerian selama setahun terakhir. “Dalam pertemuan tersebut, Menteri Wihaji menyampaikan perkembangan kerja satu tahun terakhir, termasuk pengerahan lebih dari 600 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Khusus 3B tersalurkan dengan tepat kepada Bumil (Ibu Hamil), Busui (Ibu Menyusui), serta Balita non-PAUD,” tulisnya.

Dari penjelasan yang diterimanya, Teddy punya pandangan sendiri. Ia menilai program MBG ini punya tujuan yang lebih mendalam, bukan cuma bagi-bagi makanan semata.

“Saya melihat dengan jelas arah besar yang tengah ditempuh, yaitu bahwa program MBG bukan sekadar distribusi makanan, tetapi merupakan fondasi penting untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat tanpa ancaman stunting,” lanjutnya. Intinya, program ini dilihatnya sebagai langkah strategis untuk membangun generasi yang lebih sehat.

Di sisi lain, Teddy juga menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto. Targetnya jelas: memberantas stunting di Indonesia.

“Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas stunting di Indonesia, yang pelaksanaannya kini bergerak dari rumah ke rumah melalui kerja nyata para pendamping keluarga di lapangan,” tandasnya. Jadi, upayanya benar-benar menyentuh hingga ke tingkat akar rumput.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar