Yang menarik, peran generasi muda juga dapat perhatian serius. Para pengusaha kopi dari kalangan anak muda dilibatkan aktif. Kenapa? Mereka dinilai mampu membawa angin segar dan inovasi baru ke dalam industri.
Untuk merasakan langsung potensi itu, peserta diajak mencicipi berbagai varian kopi khas Sulsel melalui sesi coffee tasting. Sedikitnya ada lima gerai kopi yang dihadirkan, masing-masing memperkenalkan cita rasa dan karakter unik kopi lokal kepada calon mitra bisnis.
Melalui semua ini, panitia berharap bisa menciptakan hubungan kerja sama yang berkelanjutan. Kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan pembeli diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah komoditas kopi daerah. Tujuannya jelas: memperluas akses pasar hingga ke tingkat global.
PSBM XXVI sendiri berlangsung dari 25 hingga 26 Maret 2026 di Makassar, mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”. Kegiatan ini diharapkan bukan sekadar event biasa, melainkan momentum penting untuk memperkuat jaringan saudagar Bugis-Makassar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Artikel Terkait
Kalapas Makassar Serahkan Klarifikasi Isu Narkoba ke Tim Humas
FKUB Tana Toraja Serukan Penolakan Tegas terhadap Judi dan Narkoba
Korlantas Cabut Sistem One Way di Ruas Tol Kalikangkung-Brebes
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026 Dibuka, Fokus pada Kolaborasi Nyata