Makassar kembali ramai. Di penghujung Maret 2026, kota ini menjadi tuan rumah Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang ke-XXVI. Acara tahunan ini, rupanya, bukan sekadar seremoni. Ia sengaja dirancang sebagai ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pelaku usaha dalam satu ekosistem bisnis yang saling terhubung.
Dan tahun ini, ada satu fokus yang menonjol: kopi. Ya, komoditas unggulan Sulawesi Selatan ini diangkat sebagai primadona dalam gelaran tersebut.
Menurut Pither Noble, Koordinator Temu Bisnis PSBM XXVI 2026, pemilihan kopi ini punya alasan kuat. Daerah ini punya potensi produksi dan kualitas yang sebenarnya bisa bersaing di kancah internasional. Hanya saja, kata dia, butuh pengelolaan yang lebih optimal.
Forum ini, lanjutnya, memang sengaja dijadikan wadah untuk membuka peluang kerja sama lintas sektor. Semua pihak dilibatkan dalam satu ruang diskusi dan transaksi, mulai dari petani kopi, pelaku usaha, hingga pembeli dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
Tak heran, sejumlah perusahaan besar pun turut hadir untuk menjajaki kemitraan. Kapal Api, misalnya, diundang khusus sebagai bagian dari upaya mempertemukan pelaku usaha lokal dengan industri skala nasional.
Artikel Terkait
Kalapas Makassar Serahkan Klarifikasi Isu Narkoba ke Tim Humas
FKUB Tana Toraja Serukan Penolakan Tegas terhadap Judi dan Narkoba
Korlantas Cabut Sistem One Way di Ruas Tol Kalikangkung-Brebes
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026 Dibuka, Fokus pada Kolaborasi Nyata