Perusahaan yang berlokasi di Halmahera ini bergerak di bidang jasa dan pertambangan nikel. Sherly adalah pemegang saham terbesarnya, meski sejak masuk politik, dia tak lagi aktif dalam operasional sehari-hari.
PT Amazing Tabara
Fokus perusahaan ini adalah pertambangan emas. Sherly memegang mayoritas sahamnya, walau izin usahanya sempat dicabut pemerintah beberapa tahun yang lalu.
PT Indonesia Mas Mulia
Beroperasi di Halmahera Selatan, perusahaan ini menggarap pertambangan emas dan tembaga. Konsesinya luas, mencapai ribuan hektare.
PT Bela Sarana Permai
Perusahaan tambang pasir besi dan mineral ini punya konsesi di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Lagi-lagi, Sherly memegang kendali saham mayoritas. Aktivitas perusahaan ini sempat menjadi sorotan publik karena lokasinya yang berdekatan dengan permukiman warga.
Bisnis Pelayaran dan Perikanan
Tak cuma di darat, bisnis Sherly juga merambah laut. Ada Bela Shipping yang melayani pengiriman barang antar-pulau. Lalu, ada juga bisnis pengolahan tuna yang memanfaatkan teknologi cold storage untuk memenuhi pasar ekspor.
Dengan ragam lini usaha seperti itu, wajar jika portofolio bisnis Sherly Tjoanda dinilai sangat terdiversifikasi dan solid. Tak mengherankan pula, namanya kerap disebut sebagai salah satu kepala daerah dengan kekayaan pribadi terbesar di Indonesia.
Artikel Terkait
Keluarga Kirim Sembilan Ambulans dari Karawang untuk Jemput Korban Kecelakaan Maut di Majalengka
Warriors Menang Dramatis atas Mavericks, Moses Moody Cedera Serius di Overtime
Arus Balik Lebaran Picu Macet Parah 12 Jam di Jalur Arteri Cibadak, Sukabumi
Gus Yaqut Kembali Ditahan KPK Usai Sempat Dapat Izin Tahanan Rumah