Jakarta - Menghadapi gelombang arus balik Lebaran yang diprediksi bakal membludak, PT Jasa Marga memutuskan untuk menutup sementara Rest Area KM 52B arah Jakarta di Tol Jakarta-Cikampek. Penutupan yang berlaku mulai Selasa (24/3/2026) ini bukan tanpa alasan. Lalu lintas di jalur utama arus balik sudah terlihat padat, dan langkah ini diambil untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang bisa berujung macet panjang.
Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, langsung mengimbau para pengguna jalan. Menurutnya, pengendara yang menuju Jakarta sebaiknya mencari tempat istirahat lain.
"Untuk pengguna jalan dari arah Jalan Tol Cipularang yang menuju Jakarta dapat menggunakan rest area KM 97B, KM 88B atau KM 72B. Sementara itu, pengguna jalan dari arah Jalan Tol Cipali, dapat menggunakan rest area KM 130B atau KM 101B,” jelas Rivan, Selasa lalu.
Nah, bagi yang dari Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, ada pilihan di KM 42B atau KM 19B. Intinya, jangan memaksakan diri ke KM 52B yang sudah ditutup.
Langkah Jasa Marga tak cuma itu. Mereka juga mendukung sistem buka-tutup di rest area KM 62B arah Jakarta. Tujuannya jelas: menjaga arus lalu lintas di ruas utama tetap lancar dan mencegah antrean kendaraan yang ngantre mau masuk area istirahat. Bayangkan saja, kalau semua truk dan mobil masuk sekaligus, bisa kacau balau.
Rivan punya pesan penting buat para pemudik yang sedang dalam perjalanan pulang. Persiapan jadi kunci. “Persiapkan perjalanan dengan baik, termasuk mengatur waktu dan lokasi beristirahat sebelum memasuki ruas jalan tol," tuturnya.
Artinya, jangan sampai kepepet. Kalau lihat rest area di dalam tol sudah penuh, lebih baik keluar dulu lewat gerbang terdekat. Cari tempat istirahat di luar, sekalian bisa isi perut atau shalat dengan lebih tenang.
Artikel Terkait
One Way Nasional Diperpanjang Lagi hingga KM 459 Tol Semarang-Solo
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B Arah Jakarta Antisipasi Arus Balik
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Capai 285 Ribu Kendaraan di Tol Trans Jawa
Arus Balik Lebaran Padat, Rest Area di Tol Cipali Dikelola dengan Sistem Buka-Tutup