JAKARTA – Paris Saint-Germain membuat langkah yang cukup mengejutkan. Menjelang duel panas melawan Liverpool di perempat final Liga Champions, klub ibukota Prancis itu secara resmi minta jadwal liga domestiknya ditunda. Mereka ingin pertandingan melawan RC Lens, yang seharusnya digelar 11 April, diundur.
Ligue de Football Professionnel (LFP) sudah mengonfirmasi permintaan itu. Alasan PSG jelas: jadwal mereka terlalu mencekik. Coba bayangkan, pada 9 April mereka harus menjamu Liverpool di Parc des Princes. Lalu, hanya berselang dua hari, mereka dijadwalkan bertandang ke Lens. Setelah itu, pada 15 April, mereka sudah harus terbang ke Anfield untuk leg kedua. PSG berargumen, mereka butuh jeda untuk menjaga kebugaran dan fokus di ajang Eropa.
Tapi, permintaan itu langsung memantik kontroversi. Dan pihak pertama yang menolak dengan keras adalah RC Lens sendiri.
Lens Tak Mau Beri Keringanan
Penolakan Lens punya alasan kuat. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa; ini duel puncak klasemen. PSG dan Lens cuma beda satu poin. Hasil pertandingan ini bisa mengubah peta perburuan gelar Ligue 1 musim ini. Bagi Lens, ini momentum bersejarah untuk mengejar gelar pertama sejak 1998.
Pelatih Lens, Pierre Sage, bersikap tegas. Menurutnya, jadwal padat adalah risiko semua tim, bukan alasan untuk minta perlakuan khusus.
“Kami juga punya jadwal yang padat, termasuk Piala Prancis. Itu bagian dari kompetisi. Semua tim harus siap,” ujar Sage.
Artikel Terkait
PSG Minta Penundaan Laga Kontra Lens, Kontroversi Jadwal Kembali Mencuat
Chelsea Siap Tawar €40 Juta untuk Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic
Dari Pasar Sapi ke Podium Moto3: Perjalanan Veda Ega Pratama
Borneo FC Terancam Kehilangan Dua Bintang Andalan ke Persija dan Persib