Laga pekan ke-30 Serie A, Minggu dini hari tadi, benar-benar tak boleh dilewatkan. Di Stadion San Siro, AC Milan berhasil meraih tiga poin krusial setelah mengalahkan Torino dengan skor 3-2. Pertandingan berlangsung sengit dari awal hingga peluit akhir, penuh dengan dinamika yang membuat jantung berdebar.
Milan sempat membuka keunggulan lebih dulu. Di menit ke-36, Strahinja Pavlovic berhasil membobol gawang Torino, membawa semangat bagi skuat tuan rumah. Namun, suasana itu tak bertahan lama. Menjelang turun minum, tepatnya di menit ke-44, Torino berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Simeone. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Milan langsung menunjukkan intensitas yang berbeda. Mereka tampak lebih agresif dan terorganisir. Usaha itu membuahkan hasil di menit ke-54, ketika Adrien Rabiot mencetak gol yang mengembalikan keunggulan Rossoneri. Belum dua menit berselang, Youssouf Fofana menggandakan keunggulan! Skor berubah menjadi 3-1, seolah laga sudah ditentukan.
Tapi Torino bukan lawan yang mudah menyerah. Mereka terus menekan, mencari celah. Tekanan itu akhirnya terbayar di menit ke-82. Sebuah peluang penalti didapat, dan Nikola Vlasic dengan tenang mengeksekusinya. Skor kini menjadi 3-2, memicu ketegangan di menit-menit akhir.
Torino mengobrak-abrik pertahanan Milan di sisa waktu. Namun begitu, lini belakang tuan rumah, meski sempat terlihat limbung, berhasil bertahan. Perlawanan sengit Torino akhirnya harus berakhir tanpa poin, setelah peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Artikel Terkait
Kilas Balik 22 Maret: Dari Arca Buddha Zamrud hingga Letusan Gunung Redoubt
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi
Derby Rhein Berakhir 3-3, Köln Bertahan dengan 10 Pemain