Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam (5/3/2026). Presiden Prabowo Subianto menggelar acara buka puasa dan silaturahmi bersama para ulama serta pimpinan ormas Islam dari berbagai penjuru tanah air. Yang menarik perhatian, Prabowo tak segan bersalaman bahkan mencium tangan para kiai yang hadir.
Acara dimulai jelang waktu magrib. Prabowo tampak membuka puasa secara lebih intim bersama beberapa pimpinan organisasi Islam utama. Mereka adalah Rais Aam PBNU Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua MUI Anwar Iskandar.
Rekaman dari YouTube Sekretariat Presiden menunjukkan momen itu. Prabowo masuk ke ruangan dan langsung menyapa Miftachul Akhyar yang sudah duduk menunggu. Begitu juga dengan Haedar Nashir, disambutnya dengan hangat.
Namun begitu, puncak acara baru benar-benar terasa ketika silaturahmi besar digelar. Sekitar 158 pimpinan ormas Islam dan pengasuh pondok pesantren berkumpul di halaman tengah istana. Suasana makin syahdu dengan iringan selawat dan kasidah yang mengalun lembut.
Presiden kemudian berkeliling, menyalami tamu undangan satu per satu. Ia menyapa, berjabat tangan, dan mengobrol ringan. Ritme sambutnya santai, tidak terburu-buru.
Saat mendekati barisan depan, perhatiannya tertuju pada KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso yang duduk di kursi roda. Dari kejauhan, Prabowo segera mempercepat langkah.
Artikel Terkait
Tottenham Tumbang di Kandang, Terancam Bahaya Degradasi
Pembina Pramuka di Bekasi Jadi Tersangka Dugaan Persetubuhan dengan Siswi
Kemenag Mulai Cairkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Secara Bertahap
Prabowo Bahas Peran Indonesia di Panggung Perdamaian Global dengan Ulama dan Ormas Islam