Warga Indonesia di Prancis Rayakan Idulfitri dengan Khidmat di KBRI Paris

- Minggu, 22 Maret 2026 | 14:15 WIB
Warga Indonesia di Prancis Rayakan Idulfitri dengan Khidmat di KBRI Paris

Paris Suasana haru dan sukacita terasa begitu kental di Wisma Duta RI, Jumat lalu. Sekitar 400 warga negara Indonesia yang tinggal di Prancis berkumpul untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Acara yang digelar KBRI Paris ini menjadi bukti, rasa kebersamaan tak pernah luntur meski jauh dari kampung halaman.

Salat berjamaah itu dipimpin oleh Ustaz Rizky Hegia Sampurna. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momen Lebaran ini sebagai titik balik. Momen untuk introspeksi dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

"Idulfitri adalah momentum untuk kembali pada kesederhanaan, membersihkan hati, dan mempererat kepedulian terhadap sesama," ungkap Ustaz Rizky.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI Paris yang diterima media pada Minggu, 22 Maret 2026. Tak lupa, sang ustaz juga menekankan pentingnya menjaga harmoni. Hidup di tengah masyarakat yang majemuk, menurutnya, harus diimbangi dengan upaya memperkuat tali silaturahmi. Itulah wujud syukur yang nyata.

Di sisi lain, antusiasme diaspora Indonesia terlihat sangat tinggi. Mereka datang dari berbagai penjuru Prancis, memadati halaman dan ruangan yang disediakan. Raut wajah bahagia dan pelukan saling memaafkan pun menghangatkan udara Paris yang masih cukup sejuk. Bagi banyak yang hadir, acara tahunan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan suntikan semangat dan obat rindu akan Indonesia.

KBRI Paris sendiri tampak serius menyambut hari raya ini. Persiapan dilakukan matang-matang agar seluruh rangkaian ibadah dan silaturahmi bisa berjalan lancar. Hasilnya, sebuah perayaan Idulfitri yang khidmat dan berkesan, meski hanya sejenak mengobati kerinduan pada tanah air.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar