Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi

- Minggu, 22 Maret 2026 | 02:15 WIB
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi

Ledakan Petasan di Jombang Lukai Tiga Anak, Satu Harus Diamputasi

Suara ledakan keras mengguncang Dusun Godong, Jombang, Jumat (20/3/2026) sore. Hanya sehari sebelum Lebaran, suasana damai berubah jadi panik. Insiden itu terjadi di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, dan menewaskan harapan untuk perayaan yang tenang. Tiga anak harus dilarikan dengan luka berat, dan satu di antaranya kehilangan jarinya.

Menurut keterangan Kapolsek Ngoro, Iptu Susilo, semuanya berawal sekitar pukul 16.30 WIB. Ketiga korban masih di bawah umur sedang bermain di rumah seorang warga. Mereka bukan sekadar membeli petasan, tapi merakitnya sendiri secara manual. BY dan FW, keduanya 15 tahun, sibuk menggulung kertas dan mengisinya dengan bubuk mercon memakai sendok kertas.

Sementara itu, RD yang baru sepuluh tahun, memegang korek api. Tanpa disadari, percikan apinya menyambar petasan yang sudah jadi dan siap meledak.

"Awal mulanya ada tiga anak di bawah umur sedang membuat gulungan petasan," jelas Iptu Susilo, "namun sebelum ada gulungan petasan itu, sudah ada petasan yang jadi."

"Salah satu anak (RD) memainkan korek, memantik ke gulungan petasan yang sudah jadi, hingga kemudian terjadi ledakan," katanya.

Dampaknya sungguh mengerikan. RD, siswa kelas 4 SD itu, mengalami luka serius di tangannya. Begitu parahnya, jarinya harus diamputasi. FW mendapat luka di area mata dan kepala. BY pun tak luput, dadanya terluka. Kondisi mereka langsung membuat petugas kesehatan kewalahan.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar