Bantuan yang dibagikan cukup sederhana namun diharapkan berarti: beras 5 kilogram dan sejumlah uang tunai untuk kebutuhan mendesak. Namun di balik paket sembako itu, ada pesan yang lebih dalam. Ini adalah bukti komitmen nyata para alumni Unhas untuk selalu hadir di saat masyarakat paling membutuhkan, terutama saat bencana melanda.
Perlu dicatat, bantuan ini juga merupakan bentuk perhatian dari Ketua IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman. Program bakti sosial ini menjadi saluran resmi untuk menjangkau mereka yang terdampak.
Cicu tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah pengurus IKA Unhas lainnya yang juga rela turun ke lapangan. Mereka memastikan bantuan itu benar-benar sampai ke tangan warga Barombong yang membutuhkan, tanpa banyak cerita.
Di sisi lain, kegiatan seperti ini seolah mengingatkan kita bahwa di tengah musibah, masih banyak tangan-tangan yang rela terulur. Bukan sekadar seremonial, tapi upaya konkret untuk meringankan beban sesama. IKA Unhas, melalui aksi-aksi semacam ini, menunjukkan bahwa ikatan almamater bisa diterjemahkan menjadi kepedulian yang nyata di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Fatih Karagümrük Kalahkan Fenerbahçe 2-0 dalam Kejutan Süper Lig
Pegawai Bulog Tewas Dibacok di Tulang Bawang, Dua Pelaku Diburu Polisi
Presiden Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Mewah Menjelang Lebaran 2026
Tim Hukum RRT Bubar, Roy Suryo dan Tifa Bentuk Advokat Baru Troya