Mojtaba Khamenei: Penerus yang Penuh Risiko?
Nah, siapa yang paling mungkin naik? Sorotan kini tertuju pada Mojtaba Khamenei, putra mendiang pemimpin itu. Ia dikenal sebagai tokoh berhaluan keras dan sudah lama disebut-sebut sebagai calon kuat di kalangan elite dalam negeri. Meski tak punya jabatan resmi, namanya selalu muncul dalam pembicaraan tertutup para ulama senior dan petinggi militer.
Prosesnya sendiri dikabarkan sudah memasuki tahap akhir. Ayatollah Ahmad Khatami, anggota Dewan Penjaga dan Majelis Ahli, memberi sinyal ke media pemerintah.
Ancaman terbuka dari Israel ini jelas menempatkan proses suksesi Iran dalam tekanan geopolitik yang belum pernah terjadi. Bayangkan, jika benar Mojtaba yang terpilih, dia bukan cuma mewarisi kekuasaan ayahnya. Dia juga langsung mewarisi status sebagai sasaran utama dari Israel dan sekutunya. Sebuah warisan yang sangat berbahaya.
Jadi, situasinya rumit. Di satu sisi, elite Iran harus memilih pemimpin baru di tengah duka dan kekosongan kekuasaan. Di sisi lain, pilihan mereka akan langsung dihadapkan pada ancaman militer yang sangat nyata. Langkah selanjutnya Iran akan menentukan arah ketegangan di kawasan yang sudah begitu rentan ini.
Artikel Terkait
Menhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Pemudik Lebaran 2026
Mojtaba Khamenei, Putra Pemimpin Tertinggi, Disebut Calon Kuat Penerus Kekuasaan di Iran
Pelatihan Al-Quran Isyarat Cetak Guru Baru untuk Pendidikan Inklusif
Anggota Polsek Panakkukang Ditahan sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Makassar