Seorang guru dan satpam dibuat terkejut pagi itu. Di depan gerbang sekolah mereka di Jakarta Selatan, sebuah bungkusan mencurigakan tergeletak. Ternyata, di dalamnya ada seorang bayi laki-laki.
Bayi malang itu ditemukan pertama kali oleh Maryono, sang guru, yang baru tiba untuk bekerja pada Rabu (4/3) pagi. Karena penasaran dengan bungkusan itu, ia memanggil Suprapto, satpam sekolah berusia 57 tahun, untuk memeriksanya bersama-sama.
Saat dibuka, keduanya terhenyak. Tampak sesosok bayi mungil, masih hidup, terbungkus rapat dalam selimut bermotif bunga-bunga.
"Saksi kedua dan saksi pertama langsung melihat barang tersebut, dan dilihatnya sesosok bayi yang masih hidup di balut dengan selimut berwarna bunga-bunga," jelas AKBP Murodih, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (5/3/2026).
Tanpa menunggu lama, Suprapto langsung melaporkan temuan ini ke ketua RW setempat. Dari sana, berita sampai ke Bhabinkamtibmas kelurahan, dan petugas pun bergegas ke lokasi untuk mengevakuasi bayi tersebut.
Menurut Murodih, bayi laki-laki itu diperkirakan baru berusia sekitar satu minggu. "Belum puput pusar juga," ujarnya memberi gambaran.
Lantas, siapa yang tega membuangnya? Polisi kemudian memutar rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hasilnya mencengangkan. Terekam jelas seorang pria mendatangi gerbang sekolah dan meletakkan bayi itu tepat pada pukul 03.05 WIB dini hari.
"Dari rekaman CCTV diketahui ada seorang laki-laki meletakkan bayi sekitar pukul 03.05 WIB," kata Murodih.
Kini, kasus ini berada di tangan Satreskrim Polsek Kebayoran Baru. Mereka masih menyelidiki dan menelusuri identitas pria dalam rekaman itu. Upaya untuk menemukan pelaku masih terus digenjot.
Sementara itu, nasib bayi tersebut sedikit lebih cerah. Setelah dievakuasi, ia langsung mendapat perawatan di Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru. Rencananya, setelah kondisi stabil, bayi tak berdosa itu akan diserahkan ke Dinas Sosial Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk mendapatkan pengasuhan lebih lanjut.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Rabu, 10 Juni 2026
Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu di Bogor, Pemilik Anjing Jadi Tersangka
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen, Respons Tekanan Rupiah Akibat Ketidakpastian Global
Satpol PP Karawang Panggil Pengelola Tempat Hiburan Malam Terkait Video Viral Pesta Diduga Sesama Jenis