Kemensos Salurkan Bantuan Rp 16,7 Miliar untuk Korban Banjir Langkat

- Selasa, 21 April 2026 | 16:15 WIB
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 16,7 Miliar untuk Korban Banjir Langkat

Bantuan Rp 16,7 Miliar untuk Korban Banjir Langkat Akhirnya Tersalurkan

Banjir yang melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tak hanya menyisakan lumpur. Kerugian materi dan penderitaan warga pun menjadi perhatian serius pemerintah. Menanggapi hal ini, Kementerian Sosial akhirnya menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 16,7 miliar untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Penyaluran dana segar itu dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Menariknya, prosesnya tak lepas dari penyesuaian data. Pemerintah daerah awalnya mengusulkan bantuan untuk 1.330 kepala keluarga, yang mewakili sekitar 4.701 jiwa. Namun, setelah dilakukan pembersihan dan verifikasi data bersama PT Pos, angka itu sedikit berubah.

“Setelah data kami cleansing, jumlah yang bisa kami proses adalah 1.319 KK dengan total 4.618 jiwa,” jelas Direktur Perlindungan Sosial Bencana Alam Kemensos, Masryani Mansyur, dalam keterangannya Selasa lalu.

“Jadi bansos yang disalurkan ini benar-benar sesuai dengan usulan yang sudah diverifikasi dari Pemda,” tambahnya.

Dari total anggaran yang digelontorkan, rinciannya cukup beragam. Ada bantuan isi hunian untuk setiap KK, lalu jaminan hidup untuk per individu, plus stimulan ekonomi bagi kepala keluarga. Semuanya dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak sekaligus pemulihan jangka pendek.

Namun begitu, di lapangan ternyata masih ada suara sumbang. Sejumlah warga mengeluh merasa layak dapat bantuan, tapi namanya tak tercantum dalam daftar penerima. Kemensos pun tak menutup mata.

Merespons aspirasi itu, mereka langsung bergerak. Koordinasi dengan Dinas Sosial setempat digiatkan agar warga yang memenuhi kriteria bisa segera diusulkan. Pesan dari atas pun jelas.

“Perintah Pak Menteri tegas. Pokoknya, selama data sudah masuk ke kami, bantuan pasti segera kami proses,” tegas Masryani.

Upaya ini diharapkan bisa menutup celah dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang paling membutuhkan. Pasca bencana, bantuan yang tepat sasaran seringkali menjadi penentu seberapa cepat masyarakat bisa bangkit kembali.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar