Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan Sensus Ekonomi, Badan Pusat Statistik (BPS) dan PT Pos Indonesia meluncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Langkah ini menjadi simbol dukungan nyata dari PT Pos Indonesia terhadap upaya pemotretan aktivitas ekonomi secara utuh di seluruh Indonesia.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, peluncuran sampul peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah simbol persahabatan dan komitmen bersama untuk menyukseskan hajat besar bangsa.
“Bagi kami, ini bukan sekadar sebuah sampul peringatan. Ini adalah simbol persahabatan, dukungan, dan komitmen bersama untuk menyukseskan hajat besar kita bersama, yaitu Sensus Ekonomi 2026,” ujar Amalia dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).
Ia menambahkan bahwa PT Pos Indonesia telah lama menjadi mitra strategis BPS, khususnya dalam penyediaan data logistik dan data perdagangan barang internasional yang disampaikan secara periodik. Kemitraan ini dinilai semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan sektor transportasi, logistik, dan jasa kurir.
“Kami tidak hanya menerima data dari PT Pos Indonesia. Begitu BPS merilis data dan statistik terkini, akan mengalir pula datanya ke PT Pos Indonesia,” kata Amalia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara BPS dan PT Pos Indonesia yang digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pelaksanaan SE2026 di Jakarta, Jumat (5/6).
Melalui nota kesepahaman tersebut, cakupan kerja sama kedua lembaga diperluas, tidak hanya dari sisi jenis data, tetapi juga dari mekanisme pertukarannya. Ke depan, pertukaran data akan dilakukan secara lebih terintegrasi dan otomatis melalui pemanfaatan Application Programming Interface (API). Langkah ini diharapkan mampu mendukung penyediaan data yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur PT Pos Indonesia, Daud Joseph, menegaskan bahwa pihaknya berkomitpen memberikan dukungan penuh terhadap SE2026. Selain sampul peringatan, bentuk dukungan lainnya mencakup layanan pospay payroll dan ekosistem, pos asuransi, logistik, serta meterai.
“Ini akan menjadi jejak untuk anak cucu kita atas sejarah yang saat ini sedang terjadi, yaitu Sensus Ekonomi 2026. Terima kasih atas kerja samanya. Ini adalah bukti sumbangsih kita kepada bangsa dan negara,” ungkap Daud.
Dalam kesempatan yang sama, Daud menyerahkan Sampul Peringatan Edisi Khusus SE2026 kepada Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan langkah, serta memastikan kesiapan BPS di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam melaksanakan SE2026. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menjadi yang terbaik dan tersukses, serta memberikan manfaat luas kepada seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
Peru Gelar Pemilu Presiden di Tengah Krisis Politik dan Lonjakan Kejahatan
Peserta Riau Bhayangkara Run 2026 Tembus 15.080 Orang, Lampaui Capaian Tahun Lalu
DPRD Apresiasi Pembukaan 2.843 Lowongan Padat Karya Berupah UMP, Minta Proses Seleksi Transparan
An Se Young Juarai Indonesia Open 2026, Taklukkan Akane Yamaguchi di Final