Upaya itu akhirnya tak sia-sia. Di menit ke-78, Steve Mounie sukses menyundul bola hasil umpan silang Celik I. Gol itu membawa angin segar bagi suporter kandang, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Sisa waktu pertandingan jadi mencekam. Alanyaspor nyaris tanpa henti menyerang, mencari gol penyeimbang yang tak kunjung datang. Pertahanan Galatasaray, meski sempat kalang-kabut, tetap bertahan dengan solid.
Peluit panjang pun berbunyi, menegaskan kemenangan tipis 2-1 untuk Galatasaray.
Hasil ini jelas penting. Posisi Galatasaray di papan atas klasemen makin kokoh. Di sisi lain, Alanyaspor harus puas pulang dengan tangan hampa, dan tentu ada pekerjaan rumah yang menanti untuk dievaluasi setelah gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Artikel Terkait
Wolverhampton Wanderers Kalahkan Liverpool 2-1 dengan Gol Injury Time
Haddad Alwi dan Danilla Kolaborasi dalam Lagu Religi Pengakuanku
Pengacara Marcella Divonis 14 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim Perkara Ekspor CPO
Kemendagri Ingatkan Inovasi Daerah Bukan Perlombaan, Ngawi Dinilai Sangat Inovatif