Tapi Dortmund bukan tim yang gampang menyerah. Stadion yang sempat hening akhirnya meledak lagi di menit ke-83. Daniel Svensson, yang tadi memberi assist, kini jadi eksekutor. Sepakan terukurnya, dibantu umpan Marcel Sabitzer, membobol gawang Manuel Neuer. Skor menjadi 2-2. Harapan untuk meraih satu poin pun hidup kembali.
Sayangnya, drama belum usai. Saat semua orang bersiap menerima hasil imbang, Joshua Kimmich muncul. Gelandang senior Bayern itu menjadi penentu di menit ke-87. Golnya, yang tercipta dari keributan di kotak penalti, memastikan tiga poin dibawa pulang ke Munich. Skor 3-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini jelas punya arti penting. Di satu sisi, dominasi Bayern dalam duel klasik ini semakin kokoh. Posisi mereka di puncak klasemen juga makin terjaga. Di sisi lain, Dortmund harus menelan kekecewaan yang pahit. Mereka tampil agresif, menciptakan peluang, tapi akhirnya pulang dengan tangan hampa. Itulah sepak bola. Kadang, permainan bagus saja tak cukup.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Godok Mutasi 314 Guru untuk Atasi Ketimpangan Distribusi
Bentrokan di Pemakaman Tolikara Tewaskan Satu Warga, Empat Polisi Terluka
Damkar Makassar Aktifkan Tujuh Posko Siaga Antisipasi Kebakaran dan Kekeringan
Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen