"Baca buku, sambil tunggu azan Magrib," pungkas Anju.
Di sisi lain, bagi Rina, pengunjung lainnya, kedai ini lebih dari sekadar tempat ngabuburit.
"Keberadaannya sangat membantu," ujar Rina.
Ia sering datang untuk mencari referensi buku tugas kuliah, atau sekadar melepas penat dari rutinitas. "Banyak tugas kampus yang sumbernya saya dapatkan di sini," tutupnya.
Jadi, kalau kamu lagi di Bone dan bingung cari tempat ngabuburit yang berfaedah, Kedai Baca ini layak dicoba. Suasananya mendukung, bukunya banyak, dan yang pasti, gratisan.
Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Komitmen Jaga Peternak dan Pertahankan HET
APPSI Perkuat Peran Stabilisasi Harga Pangan Dukung Program Pemerintah
Dua Pria Bersenjata Celurit Rampok Minimarket di Palangka Raya
Lechumanan Desak Polisi Tahan Roy Suryo, Kubu Jokowi Serahkan ke Jalur Hukum