Evakuasi jenazah berlangsung sangat sulit. Akses yang terjal memaksa warga berjuang. Jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam kantong mayat terpaksa dipikul menggunakan sebatang bambu. Mereka bergantian menggotongnya, langkah demi langkah, hingga akhirnya bisa mencapai mobil pikap yang menunggu di titik terdekat.
Kondisi korban, kata keluarga, benar-benar memilukan. Gadis itu ditemukan tanpa busana dan tertindih batu. Situasi ini langsung memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan keji.
Di RSUD TC Hillers Maumere, isak tangis pecah saat jenazah tiba. STN dikenal sebagai anak yang periang. Dia suka menyanyi dan gemar bermain gitar. Keceriannya itu kini telah sirna.
"Kami menganggap ini perbuatan yang sangat keji. Kami mengharapkan pihak Kepolisian Polres Sikka segera mencari pelaku, memprosesnya sesuai hukum, dan memberikan hukuman seberat-beratnya," tegas Yosep Don Bosko, yang mewakili keluarga.
Saat ini, jasad masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab kematian dan memburu siapa pelakunya. Pemerintah desa dan keluarga sama-sama berharap kasus ini cepat terungkap. Polres Sikka sendiri berjanji akan mengusut tuntas dugaan pembunuhan ini.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Korupsi dan Pengelolaan Program Pemerintah yang Tidak Profesional Juga Pelanggaran HAM
Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru, Berisi Skin hingga Diamond Gratis
Yuran Fernandes Hadapi Mantan Mentor Bernardo Tavares di Duel Panas Persebaya vs PSM
Bareskrim Bongkar Jaringan Perdagangan Bayi via Medsos, 12 Orang Ditangkap