Pentingnya Niat dalam Mazhab Syafi'i
Khususnya bagi yang mengikuti Mazhab Syafi’i, perhatian terhadap niat puasa Ramadan perlu diperhatikan dengan saksama. Niat wajib dilafalkan antara waktu Magrib hingga sebelum terbit MURIANETWORK.COM, dan harus diperbarui setiap malamnya. Praktik ini menekankan kesadaran dan kesengajaan dalam menjalankan ibadah.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadan:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhooni haadzihissanati lillahi ta'aala
“Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan keajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”
Penegasan dari Hadits Nabi
Rasulullah SAW juga memberikan penekanan yang kuat mengenai keharusan berniat sebelum fajar. Sabda beliau ini menjadi pengingat akan urgensi menyiapkan hati dan tekad sebelum ibadah dimulai.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu MURIANETWORK.COM, maka ia tidak berpuasa.” (Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidzi: 662, dan al-Nasa’i: 2293).
Dengan berpedoman pada jadwal yang akurat dan disertai pemahaman akan tuntunan syariat, diharapkan ibadah puasa umat Islam di Jayapura dapat berjalan lebih tertib, khusyuk, dan penuh keberkahan sepanjang bulan suci ini.
Artikel Terkait
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei
Wamen Pertanian Soroti Impor Gula Rafinasi Tekan Harga Petani
Tersangka Peragakan Ulang Pembunuhan Sadis dan Pemotongan Mayat di Brebes