Keadilan dan Solidaritas sebagai Pilar Bersama
Menurut pandangan Menag, upaya mewujudkan keadilan bukanlah tugas yang bisa dipikul sendirian. Ia melihat bahwa semangat tersebut harus dibangun di atas rasa persaudaraan dan kepedulian sosial yang kuat antar sesama warga. Dengan demikian, cita-cita mengatasi tantangan bersama, seperti kemiskinan, akan lebih mudah diraih.
Momentum perayaan Imlek, dengan nuansa kebersamaan dan harapan baru yang kental, dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menguatkan komitmen pada nilai-nilai tersebut. Perayaan ini diharapkan dapat mentransformasi semangat kegembiraan menjadi energi positif untuk membangun solidaritas nasional.
“Semoga Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili memperkuat persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh Indonesia. Salam kebajikan,” tutup Menag Nasaruddin Umar, mengakhiri pesannya.
Artikel Terkait
Noussair Mazraoui Buka Suara: Pensiun dari Sepak Bola untuk Fokus Jadi Imam dan Hafiz Quran
Gattuso, Buffon, dan Gravina Mundur Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Merapi Masih Tinggi, Status Siaga Dipertahankan
PSSI Tegaskan Semua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sah Secara Hukum