Ia menggambarkan, api yang awalnya cuma sepercik, dalam sekejap berubah jadi monster. Material rumah yang seluruhnya dari kayu jadi santapan empuk, ditambah hembusan angin laut yang kencang siang itu. Sekitar pukul setengah lima sore, kobaran api sudah tak terkendali.
Di lokasi, petugas pemadam berjibaku. Setidaknya sepuluh unit armada dikerahkan untuk meredam si jago merah. Sampai berita ini diturunkan, proses pemadaman dan evakuasi masih terus berlangsung. Suara sirene dan teriakan komando memenuhi udara.
Namun begitu, ada secercah kabar baik di tengah musibah. Bocah yang diduga memicu kejadian ini berhasil diselamatkan dari lokasi. Dia mengalami luka bakar di bagian lengan, tapi kondisinya stabil setelah dievakuasi.
Pemandangan di Jalan Sangir sore itu sungguh memilukan. Rumah yang mungkin penuh kenangan, ludes dilalap api dalam hitungan jam. Semua berawal dari sebuah korek api dan lengahnya pengawasan.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa