"Menurut pengakuan para terduga ini, pihak yang kerap memicu berbuat onar itu berasal dari Lorong Koslet, di wilayah Jalan Maccini Gusung," ungkapnya.
Video Viral dan Analisis Alat yang Digunakan
Kejadian ini sempat terekam dan video singkatnya menyebar cepat di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu, suasana ricuh tampak jelas: kedua kelompok saling melempari batu dan balok kayu, dengan beberapa orang menggunakan lembaran seng sebagai perisai darurat. Satu adegan bahkan menunjukkan seorang remaja menarik busur dan melepaskan anak panah ke arah lawan.
Yang juga menarik perhatian adalah adanya seorang pelaku yang membawa benda menyerupai senapan. Namun, pemeriksaan lebih lanjut membawa kepastian yang sedikit berbeda.
Kapolsek Mustari menegaskan sifat dari senjata tersebut.
"Itu dipakai hanya gertak-gertak (lawannya), senjata mainan itu, senjata plastik. Mereka ini mulai kreatif menggertak-gertak (pakai senjata mainan). Tapi tetap diwaspadai jangan sampai itu senjata rakitan, tapi ternyata bukan," tuturnya.
Meski alat yang digunakan untuk menakut-nakuti itu terbukti bukan senjata tajam atau rakitan, tindakan para remaja tersebut tetap dinilai serius dan membahayakan keselamatan. Polisi kini masih mendalami motif perselisihan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Artikel Terkait
Sekjen PBB Desak AS dan Israel Hentikan Operasi Militer Terhadap Iran
Pakar Hukum Unhas Paparkan Jerat Hukum dan Manipulasi Psikologis dalam Kasus Grooming Siswi SMP Maros
Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Galeri24 dan UBS Anjlok Puluhan Ribu Rupiah
Oknum TNI-Polri Diamankan Usai Keroyok Brutal di Kafe Rantepao