Di sisi lain, ada tetangga saya, seorang Ustaz salafi yang juga ketua DKM. Beliau ini hunter level S, bisa melihat pancaran armor aura yang saya pakai.
Saya cuma bisa jawab, "Iya Ustaz, gpp. Daripada kena serangan dadakan lagi. Lagi banyak musuh soalnya." Saya cuma berharap tubuh masih kuat.
Rasanya memang unik, berjalan-jalan dalam keadaan 'siap tempur'. Jin-jin di lingkungan pun jadi terasa jelas auranya. Bahkan, sampai bisa merasakan jin yang sedang menyantap ari-ari (plasenta) yang ditanam tetangga depan rumah.
Lalu, ada satu momen yang paling membekas. Suatu kali, sepulang shalat Maghrib, saya coba nyalakan aura full power sepanjang perjalanan pulang. Jarak masjid ke rumah cuma sepuluh menit. Saya jalan santai, sambil melatih insting deteksi.
Beberapa aura jin di rumah-rumah kosong terasa jelas. Tapi tiba-tiba, suasana sekitar berubah total.
Saya refleks menengok ke kanan. Ada gerakan anomali di jarak dekat.
"Hah... Ya Allah, ini apa?"
Sebuah kastil kuno berdiri di sana.
Saya berhenti, lalu menengok sekali lagi. Seketika, pemandangan itu sudah berubah kembali menjadi rumah tetangga saya yang biasa. Hilang.
Apa yang barusan saya lihat? Apakah karena aura yang saya nyalakan terlalu besar, sehingga saya bisa 'sinkron' sebentar dengan dimensi mereka?
Wallahu a'lam. Misteri itu sampai sekarang belum terpecahkan. Dan saya pun belum bisa mengulangi pengalaman itu lagi.
Bersambung.
Artikel Terkait
Babah Alun: Bergabung dengan Board of Peace Bawa Indonesia Lebih Diperhitungkan
Wapang TNI Desak Pembangunan Koperasi Merah Putih Dikebut
KPK Hadapi Kebuntuan, Biro Haji Ogah Buka Suara Soal Kuota Tambahan
Mendagri Tito Karnavian Langsung Sambangi Rumah Duka Istri Hoegeng