Kalau sudah begitu, tata kelola perbankan kita bisa bengkok. Padahal, sektor perbankan adalah urat nadi ekonomi Indonesia. Kekacauan di sektor ini berisiko memicu kolapsnya seluruh sendi perekonomian. Kita tidak boleh lupa, tragedi krisis moneter 1998 dulu juga berawal dari gagalnya sektor perbankan.
Memang, wacana pergantian direksi itu sudah dibantah oleh CEO Danareksa. Dia bilang tidak ada rencana seperti itu.
Selain itu, untuk jadi direksi bank BUMN pun syaratnya ketat. Harus lulus asesmen OJK dulu.
Tapi, di tengah situasi politik sekarang, pertanyaannya tetap menganga: kalau RI-1 sudah punya kemauan, siapa yang sanggup membendungnya?
(dari akun X @Strategi_Bisnis)
Artikel Terkait
Kemenhaj Perketat Pengawasan, Lindungi Jemaah Umrah dari Pelanggaran
Bachtiar Nasir Desak Diplomasi Indonesia di Board of Peace Tak Sekadar Stempel
Longsor Dahsyat di Ciamis, Satu Warga Tewas Tertimbun
Pandji Usai Bertemu MUI: Karya Harus Diimbangi Kepekaan