Afgan Akui Kerinduannya pada Dunia Akting Lewat Film Terbaru

- Selasa, 03 Februari 2026 | 20:45 WIB
Afgan Akui Kerinduannya pada Dunia Akting Lewat Film Terbaru
Afgan Kembali ke Layar Lebar

Afgan siap membuktikan bahwa dirinya bukan cuma jago bernyanyi. Di tahun 2026 ini, penyanyi itu akan muncul dalam film drama keluarga berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti. Kabarnya, porsi aktingnya di film ini cukup banyak, dan Afgan sendiri mengaku senang bisa kembali main film.

Keterlibatannya memang menarik perhatian. Soalnya, sudah lama sekali kita tak melihatnya di layar lebar. Rupanya, kerinduan pada dunia akting jadi salah satu alasan utama ia menerima tawaran ini.

“Senang sih karena sudah lama enggak main film. Terakhir saya main film itu judulnya Refrain, itu tahun 2013 sama Maudy Ayunda, jadi sudah lama banget,” ujar Afgan saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

“Terus memang kepikiran sih, kok kayaknya kangen ya akting gitu,” tambahnya.

Faktor lain yang mendorongnya adalah kedekatan pribadi. Afgan ternyata sudah berteman lama dengan sang sutradara, Naya Anindita.

“Saya juga kebetulan kan sahabat Naya Anindita. Jadi setiap film Naya selalu ada saya, walaupun cuma numpang lewat doang,” katanya sambil tertawa.

Proses syutingnya sendiri berlangsung relatif singkat. Cuma seminggu. Tapi bagi Afgan, durasi itu justru pas. Ia merasa tidak terlalu terbebani, cocok untuk langkah pertamanya kembali ke dunia akting.

“Syuting kayaknya cuma seminggu, ya sudah pas gitu waktunya. Saya juga mau balik ke akting kayaknya tapi yang tipis-tipis dulu kayak gini tuh masih bisa,” ungkapnya.

Meski sudah lama absen dari lokasi syuting, Afgan mengaku tak menemui kendala yang berarti. Semuanya terasa mengalir begitu saja. Chemistry dengan para pemain lain, katanya, langsung tercipta.

“Kesulitannya selama syuting enggak ada sih, mengalir saja ya. Karena ini ensemble cast-nya benar-benar enggak perlu usaha, chemistry-nya sudah langsung dapat gitu,” tuturnya.

Namun begitu, bukan berarti semuanya mudah. Ada tantangan tersendiri, terutama soal membiasakan diri kembali. Afgan membandingkan akting seperti otot yang perlu terus dilatih.

“Tapi kalau kesulitannya mungkin lebih ke ngebiasainnya saja kali ya, karena it's a muscle kan, kayak nyanyi gitu. Kalau sudah biasa kan lama-lama jadi kayak no-brainer gitu,” jelasnya.

Adegan-adegan emosional, seperti adegan menangis, juga cukup menantang baginya. Tapi ia menikmati proses itu, menganggapnya sebagai bagian dari pembelajaran.

“Ini kayak harus ngebiasain saja. Adegan-adegan yang berat kayak nangis gitu-gitu juga kemarin lumayan challenging sih, ada di beberapa adegan nangis kayak gitu,” ungkapnya.

Di sisi lain, kebersamaan dengan seluruh kru dan pemain justru jadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Suasana syuting dipenuhi energi positif.

“Enggak tahu kenapa, jadi kayak energinya kita senang banget bisa kumpul bareng. Ini kita juga sama-sama semuanya enggak sabar mau promo bareng karena bisa akhirnya reuni lagi,” pungkas Afgan dengan semangat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar