Mendagri Tito Karnavian: Penghargaan Daerah Bukti Banyak Kepala Daerah Berprestasi, Jangan Digeneralisasi Buruk

- Rabu, 06 Mei 2026 | 11:55 WIB
Mendagri Tito Karnavian: Penghargaan Daerah Bukti Banyak Kepala Daerah Berprestasi, Jangan Digeneralisasi Buruk

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan dirancang sebagai ajang untuk menonjolkan kinerja nyata para kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif di wilayahnya. Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran publik terhadap sejumlah catatan negatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Meskipun mengakui adanya beberapa kepala daerah yang memiliki rekam jejak kurang baik, Tito menilai masih banyak pemimpin daerah yang justru menunjukkan capaian membanggakan. Ia mengingatkan agar publik tidak terjebak dalam generalisasi yang menyamaratakan semua kepala daerah sebagai pihak yang buruk.

“Jangan sampai kita menggeneralisasikan bahwa semua kepala daerah buruk. Penghargaan malam ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah juga yang bagus, yang berprestasi,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan usai ia menghadiri Malam Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (5/5/2026) malam. Dalam ajang tersebut, penghargaan diberikan dalam empat kategori utama, yaitu penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, entrepreneur government atau creative financing, serta pengendalian inflasi.

Menurut Tito, keempat kategori tersebut mencerminkan isu-isu strategis dalam manajemen tata kelola pemerintahan daerah yang menjadi perhatian nasional. Selain trofi, para pemenang juga mendapatkan insentif fiskal yang diatur dalam undang-undang tentang keuangan negara.

“Untuk juara satu insentif fiskal sebanyak tiga miliar, yang nomor dua dua miliar, yang nomor tiga satu miliar,” ungkap Mendagri. Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Dalam Negeri.

Ajang penghargaan ini terbagi dalam enam regional pemerintah daerah, yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusra yang mencakup Maluku, Maluku Utara, NTT, dan NTB, serta Papua. Untuk penyelenggaraan di Provinsi Kalimantan Timur, Kemendagri menggandeng Tempo Media Group sebagai mitra.

Tito meyakini seluruh mekanisme penjurian dilakukan secara objektif dan profesional. Dengan demikian, daerah-daerah yang memperoleh penghargaan merupakan daerah dengan kinerja yang baik dan positif.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Tito menyambut baik usulan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk menambahkan kategori penghargaan di sektor perumahan pada gelombang berikutnya. Menurutnya, indikator tersebut mencerminkan kemampuan daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi.

“Beliau sudah menyampaikan usulan nanti untuk gelombang berikutnya isu perumahan menjadi isu yang dipertandingkan. Dan itu saya anggap penting karena memang itu kaitannya dengan kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, macam-macam,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, para gubernur se-Kalimantan, Direktur Utama Tempo Media Group Arif Zulkifli, para bupati dan wali kota se-Kalimantan, serta pejabat pimpinan tinggi dari kementerian dan lembaga terkait.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar