Polisi Hentikan Bus Rakyat Demi Iring-Iringan, Alvin Lie Peringatkan Bahaya Amarah Publik
Insiden itu langsung menyulut kritik. Pengamat transportasi Alvin Lie tak tinggal diam melihat aksi penghentian operasional Bus TransJakarta, yang dilakukan hanya untuk memberi jalan pada iring-iringan mobil pribadi yang dikawal polisi. Baginya, ini jelas sebuah kemunduran.
“Bus TransJakarta itu sarana transportasi publik. Ketika dihentikan demi mobil pribadi yang dikawal, ini menunjukkan keberpihakan yang keliru,” tegas Alvin Lie dalam pernyataannya, Selasa (3/2/2026).
Ia bilang, tindakan semacam itu sungguh mencederai prinsip dasar pelayanan publik. Bagaimana tidak? Transportasi yang dipakai ribuan orang setiap harinya harus berhenti, dikorbankan, cuma buat kepentingan segelintir orang saja. Rasanya memang janggal.
Di sisi lain, Alvin menyoroti pola pengawalan yang kerap berlebihan. Menurutnya, praktik ini kadang membuat aparat terlihat "gagah dan perkasa" saat melayani sang yang dikawal. Padahal, jangan lupa, sumber gaji dan kewenangan mereka sejatinya berasal dari rakyat.
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Ungkap Prinsip Sun Tzu di Balik Strategi Politik Jokowi
Sido Muncul Usir Kabut Katarak untuk 200 Mata di Bandung
Viral! Bocah 10 Tahun di Ngada Tulis Surat ke Ibu Sebelum Akhiri Hidupnya: Mama Saya Pergi...
Pascabencana, Mendagri Tito Soroti Kembalinya Jantung Pemerintahan di Aceh Tamiang