Dosen UI Soroti Bahaya Indonesia Jadi Stempel Zionis di Board of Peace

- Selasa, 03 Februari 2026 | 06:20 WIB
Dosen UI Soroti Bahaya Indonesia Jadi Stempel Zionis di Board of Peace

Dalam sebuah diskusi di tvOne belum lama ini, tepatnya pada 25 Januari 2026, topik Board of Peace mencuat ke permukaan. Yang menarik, ada satu analisis yang cukup menohok disampaikan oleh Dra. Suzie Sri Sudarman, MA, dosen Hubungan Internasional FISIP UI. Menurutnya, untuk memahami dinamika kekuasaan global saat ini, kita tak bisa mengabaikan historical element bernama Freemasonry. Ini penting, terutama bagi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar.

Nah, selama ini kan jarang banget ya kita dengar akademisi lokal berbicara blak-blakan soal hal semacam ini. Iya, tentang desain besar untuk menciptakan tatanan dunia tunggal yang didalangi oleh kalangan Zionis dan Mason. Bu Suzie termasuk yang berani angkat bicara.

Lalu, apa implikasinya bagi Indonesia? Bu Suzie punya pandangan yang cukup tegas. Menurut dia, jika Indonesia bergabung dengan Board of Peace, posisi kita bisa jadi cuma dijadikan stempel belaka. Legitimator untuk agenda-agenda Zionis yang sedang dijalankan oleh pemerintahan Trump.

Pernyataan itu disampaikannya dengan nada serius. Memang, Bu Suzie bukan nama baru di dunia akademik dan analisis politik internasional. Ia adalah Lektor Kepala di Departemen HI FISIP UI, dengan segudang pengalaman.

Latar belakang pendidikannya pun kuat. Gelar Master ia raih dari Paul H. Nitze School of Advanced International Studies (SAIS) di Johns Hopkins University, AS. Fokus risetnya meliputi politik Amerika Serikat dan pengaruh teknologi dalam diplomasi modern. Tak heran kalau ia sering jadi narasumber untuk bahas isu-isu global, mulai dari pemilu AS sampai dinamika di Eropa.


Halaman:

Komentar