Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, membenarkan insiden tragis ini. Menurutnya, penyelidikan mendalam sedang digelar untuk mengurai benang merah kejadian secara lengkap.
Di TKP, jejak mengerikan masih tersisa. Tim Inafis menemukan bercak darah berceceran di jalan depan rumah hingga ke pondasi halamannya. Barang bukti pun disita: satu sabit, satu pisau daging, dan satu linggis. Prosedur standar seperti olah TKP dan permintaan visum segera dilakukan.
Di sisi lain, Kasat Reskrim AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menambahkan, kasus ini sekarang ditangani Unit Reskrim Polsek Alian bersama Pidum Satreskrim. Semua mengacu pada SOP dan aturan hukum yang berlaku.
Suasana di lokasi kejadian kini sudah sepi. Tapi duka dan tanda tanya besar masih menggantung. Sebuah misi evakuasi yang berakhir dengan nyawa melayang, meninggalkan duka dan proses hukum yang masih harus dituntaskan.
Artikel Terkait
Rindu yang Tertinggal di Stasiun Bandung
Tembak-Menembak di Yahukimo, Sopir Pikap Nyaris Jadi Sasaran
AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi