"Hasil analisis kami menunjukkan gempa ini punya mekanisme pergerakan sesar naik yang dikombinasikan dengan pergerakan mendatar, atau oblique thrust fault," tambah Cahyo.
Getarannya sendiri cukup terasa oleh warga. Di Kabupaten Karangasem, guncangan dirasakan pada skala III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti sensasi ketika ada truk besar lewat di depan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai gempa susulan. Begitu pula dengan dampak kerusakan, sejauh ini tidak ada laporan yang masuk ke pihak berwenang.
Di akhir pesannya, Cahyo Nugroho mengimbau masyarakat untuk bersikap tenang.
"Kami minta masyarakat tidak panik dan jangan mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas. Tetap waspada, tapi tetap tenang," ujarnya menegaskan.
Artikel Terkait
Bocah dengan Laptop Pecah Ditemukan Sendirian di Sleman
Dokumen Epstein Ungkap Transaksi Properti Trump dan Kaitan dengan Pengusaha Indonesia
Balong Cigugur Berduka: Ratusan Ikan Keramat Mati Mendadak
Red Notice Interpol Segera Terbit untuk Buronan Kasus Korupsi Chromebook