Balong Cigugur Berduka: Ratusan Ikan Keramat Mati Mendadak

- Minggu, 01 Februari 2026 | 23:48 WIB
Balong Cigugur Berduka: Ratusan Ikan Keramat Mati Mendadak

Kejadian ini benar-benar mengejutkan warga. Ratusan ikan Dewa di Balong Girang, Cigugur, Kuningan, mendadak mati. Bupati setempat, Dian Rachmat Yanuar, langsung turun tangan memeriksa lokasi. Hasilnya? Sekurangnya 150 ekor ikan ditemukan tak bernyawa.

Bagi masyarakat sekitar, ikan Dewa bukan sembarang fauna. Jenis ini dikenal sebagai Kancra Bodas atau Cyprinus Carpico. Ada aura sakral yang melekat, berakar dari mitos turun-temurun. Konon, ikan-ikan ini adalah jelmaan prajurit Prabu Siliwangi yang dikutuk karena membangkang. Jadi, kematian massal ini bukan cuma soal ekologi, tapi juga menyentuh keyakinan lokal.

"Ini balong keramat, sudah puluhan tahun jadi simbol wisata Kuningan di wilayah barat," ujar Dian Rachmat dalam video Instagramnya, Minggu (1/2).

"Saya dapat kabar dari kemarin soal banyaknya ikan keramat yang mati. Barusan dicek, jumlahnya sudah lebih dari 150 ekor sejak Rabu," tambahnya.

Menurutnya, peristiwa semacam ini baru pertama kali terjadi. Saat diperiksa, kondisi ikan-ikan yang mati cukup memprihatinkan.

"Setelah saya lihat tadi, ikannya ada jamur, ada cacing. Mulutnya putih," katanya.

Lantas, apa pemicunya? Dugaan pun bermunculan. Cuaca ekstrem disebut-sebut sebagai salah satu biang keladi.

"Penyebabnya mungkin dari perubahan cuaca ekstrem. Bisa juga karena kolamnya lama tidak dikuras, atau kurang nutrisi. Banyak kemungkinannya," tutur Dian.

Namun begitu, hasil peninjauan lebih mendalam dari tim Dinas Perikanan dan pengelola punya analisis yang lebih spesifik. Anomali cuaca ekstrem diduga membuat suhu air anjlok drastis. Ikan pun stres. Pada kondisi lemah itulah, parasit cacing jangkar (Lernaea sp.) menyerang dan semakin melumpuhkan daya tahan tubuh mereka.

Langkah darurat sekarang sedang dijalankan. Pemerintah daerah bersama pengelola kolam mencoba memulihkan keadaan dengan ramuan tradisional. Tujuannya, menekan parasit dan menyelamatkan ekosistem yang tersisa.

Harapannya jelas: agar Balong Cigugur kembali pulih. "Mari kita doakan agar ekosistem di Balong Cigugur segera pulih kembali dan ikan-ikan keramat ini tetap lestari sebagai kebanggaan masyarakat Kuningan," demikian harapan yang disampaikan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar