Pagi itu, aliran Kali Bekasi di Desa Sukamekar, Kabupaten Bekasi, menjadi fokus operasi gabungan. Tim Search and Rescue (SAR) bergerak cepat menyisir perairan, menindaklanjuti laporan warga soal seorang pria yang jatuh ke sungai. Suasana tegang terasa di lokasi.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul sembilan pagi. Korban, seorang pria berinisial G (25 tahun), dikabarkan sedang menebang pohon di sekitar bantaran kali. Namun entah bagaimana, ia terjatuh dari perahu yang digunakannya. Penyebab pastinya masih gelap.
Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta yang juga koordinator operasi, mengonfirmasi hal ini.
"Personel rescue dari Unit Siaga SAR Bekasi kami turunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban," jelasnya.
Ia menambahkan, respons dilakukan secepatnya setelah laporan masyarakat masuk. Operasi pun segera digelar.
Di sisi lain, upaya pencarian tak hanya mengandalkan perahu karet yang menyusuri titik kejadian. Dari darat, tim juga melakukan pemantauan visual. Mereka memeriksa aliran Kali Bekasi hingga radius satu kilometer dari lokasi awal. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, korban belum juga ditemukan. Pencarian terus berlanjut.
Operasi ini melibatkan banyak pihak. Selain Unit Siaga SAR Bekasi, ada juga Polsek Tambelang, Babinsa, dan berbagai elemen relawan seperti Senkom, Semut Rescue, LAI, serta Saka SAR. Masyarakat setempat turut membantu, menunjukkan solidaritas di saat-saat seperti ini.
Hembusan angin di atas kali seakan menyuarakan harapan agar korban segera ditemukan. Semua mata tertuju pada aliran air yang terus bergerak, menanti kabar baik.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi