Namun begitu, ada kabar duka yang tersisa.
Sebelum rombongan damkar tiba, warga sekitar sebenarnya sudah berusaha. Mereka memakai APAR dan cara-cara tradisional untuk melawan si jago merah. Tapi api ternyata terlampau besar. Upaya mereka tak cukup.
Rumah di RT 03 RW 02 itu akhirnya hanya menyisakan kepulan asap dan duka. Sebuah pagi yang berawal biasa, berakhir dengan tragedi.
Artikel Terkait
Banjir 2026: Ketika Kota-Kota Kita Terus Menenggelamkan Diri Sendiri
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK, Kasus Kuota Haji 2023-2024 Menyandang Status Tersangka
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya, Tegakkan Kembali Aturan Dasar
Menteri Rachmat: Jangan Beri Kail, Kalau Orangnya Sudah Keburu Meninggal