Hujan deras mengguyur Gianyar, Bali, Rabu sore kemarin. Bukan cuma rintik biasa, tapi hujan lebat yang ternyata membawa petaka. Sekitar pukul lima lewat, di kawasan wisata Tegallalang yang terkenal itu, tanah tiba-tiba bergerak.
Longsoran setinggi kira-kira 14 meter itu tak hanya membawa material tanah dan bebatuan. Sebatang pohon dengan diameter cukup besar, sekitar 60 centimeter, ikut tumbang diterjangnya. Akibatnya, satu unit mobil jenis Hiace dan lima sepeda motor yang kebetulan berada di lokasi harus menerima nasib: rusak parah.
Untungnya, dari sisi nyawa, tak ada korban yang berjatuhan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita.
"Korban jiwa nihil, korban material sebanyak 1 mobil dan 5 motor,"
katanya saat dikonfirmasi pada Kamis (29/1).
Menurut Suardita, penyebabnya jelas. Kombinasi antara tanah yang sudah labil dan curah hujan yang sangat tinggi memicu bencana itu. Longsoran dan pohon tumbang itu pun sempat memacetkan arus lalu lintas karena menutupi sebagian badan jalan. Polisi pun tak punya pilihan selain mengalihkan arus kendaraan untuk sementara waktu.
Di sisi lain, proses pembersihan langsung digeber. Tim gabungan yang melibatkan petugas dan warga setempat langsung turun tangan. Bahkan BPBD mengerahkan alat berat dan dam truk untuk membersihkan sisa-sisa material yang masih berserakan. Sampai pagi ini, pekerjaan itu masih berlangsung.
Sementara itu, identifikasi pemilik kendaraan yang rusak masih terus dilakukan. Suardita juga tak lupa mengingatkan masyarakat, terutama di tengah cuaca ekstrem belakangan ini.
"Diimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati, jangan parkir di bawah pohon besar dan tebing karena cuaca ekstrem hujan,"
pesannya. Sebuah peringatan yang rasanya perlu kita semua dengarkan, bukan hanya di Bali.
Artikel Terkait
774 Pelanggaran Disiplin Terjadi di Kemenimipas, Bolos Kerja Mendominasi hingga 42 Pegawai Dipecat
Mentan Amran: Capaian Pangan Nasional Tak Lepas dari Peran TNI, Stok Beras Capai Rekor 5,12 Juta Ton
KPK Soroti 27.969 Bidang Tanah di Sulsel Belum Bersertifikat, Rawan Konflik dan Korupsi
Warkop Dg Anas: Meja Kopi Sederhana yang Menjadi Titik Temu Para Legenda Makassar