Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, suasana di Gang Bakti 4 terasa berbeda Kamis lalu. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, menyambangi permukiman padat penduduk di Manggarai, Tebet itu. Bukan kunjungan formal biasa. Dia datang untuk ngobrol, duduk lesehan, dan tentu saja, menyeruput kopi bersama warga.
Kegiatan yang mereka sebut "Ngopi Kamtibmas" ini memang rutin digelar. Tujuannya sederhana: mempererat silaturahmi. Tapi lebih dari sekadar basa-basi, forum ini jadi saluran langsung untuk menampung aspirasi dan keluhan warga.
"Kami datang ke Gang Bakti Manggarai ini untuk memastikan bahwa Polri selalu ada di tengah masyarakat," kata Putu.
Dialognya berlangsung santai. Di sela obrolan, beberapa isu penting mengemuka. Warga dan tokoh setempat menyampaikan kekhawatiran mereka. Yang paling mencolok adalah soal pencegahan tawuran remaja dan ancaman peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolres dan jajarannya menyimak dengan saksama.
Menurut sejumlah saksi, suasana saat itu penuh kehangatan. Percakapan mengalir begitu saja, tanpa jarak.
Sebagai bentuk kepedulian, tak lupa rombongan polisi membagikan paket nasi siap saji kepada warga sekitar. Gestur kecil yang bermakna besar di tengah kehidupan ibu kota yang kerap keras.
"Melalui Ngopi Kamtibmas, kami ingin mendengar kendala warga secara langsung. Selain itu, sedikit bantuan nasi ini adalah bentuk rasa persaudaraan kami dengan warga Manggarai," ujarnya lagi.
Kunjungan itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun pesannya jelas: upaya membangun keamanan tak melulu soal penindakan. Kadang, dimulai dari secangkir kopi dan obrolan dari hati ke hati di sudut-sudut gang ibukota.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi