Namun begitu, jalan di depan tidak akan mudah. Panglima mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi TNI ke depan makin kompleks saja. Dinamika lingkungan strategis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional, terus berubah dengan cepat. Situasi dunia yang fluktuatif menuntut kesiapan lebih.
“Untuk menghadapi dinamika perkembangan tersebut, TNI terus melakukan upaya dan mengembangkan diri sehingga mampu beradaptasi dengan situasi dunia saat ini,” imbuhnya.
Di penghujung sambutan, harapan besar disematkan kepada 260 perwira muda tersebut. Mereka diharapkan bisa menjadi generasi baru yang tangguh, mampu menjawab segala tantangan tugas di masa depan. Kontribusi nyata mereka dinantikan untuk memperkuat barisan TNI. Semua itu sejalan dengan visi TNI Prima: profesional, responsif, integratif, modern, dan tentu saja, adaptif.
Upacara pun ditutup dengan rasa hormat dan optimisme baru.
Artikel Terkait
Chiki Fawzi Dapat Closure dari Kemenhaj, Ini Alasan Pencopotannya
Polri Serap Aspirasi Publik untuk Transformasi Layanan
Malam Larut di Bandung, dan Kenangan yang Tak Kunjung Pergi
Babinsa Kemayoran Dihukum Berat Usai Insiden Penjual Es Gabus