Suasana hangat sudah terasa begitu kaki menginjak lantai Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar. Ini puncak musim mudik, dan kerinduan untuk pulang bertemu keluarga seolah dibalas dengan sambutan yang tak terduga.
Sebuah video yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir ini cukup menarik perhatian. Di area pengambilan bagasi, para penumpang yang baru turun pesawat disambut dengan pemandangan yang tak biasa. Bukan cuma koper dan tas yang berputar di conveyor belt, tapi juga beberapa hampers atau bingkisan Lebaran yang tersusun rapi di atasnya. Seperti kejutan kecil yang menunggu untuk diambil.
Aksi ini, menurut keterangan yang beredar, merupakan bagian dari program penyambutan pemudik yang diinisiasi pengelola bandara, InJourney Airports. Tujuannya sederhana: menghadirkan pengalaman berbeda dan menebar kebahagiaan bagi mereka yang pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri.
"Ini bagian dari kejutan spesial untuk menyambut para pemudik dan merayakan hari raya," begitu bunyi keterangan di unggahan yang viral itu.
Memang, ide kreatif ini langsung disambut positif oleh banyak warganet. Mereka melihatnya sebagai sentuhan pelayanan yang ramah dan upaya nyata menciptakan nuansa Lebaran yang lebih personal di tengah keramaian bandara.
Namun begitu, tak semua komentar mulus. Beberapa netizen justru menyoroti mekanisme pembagiannya. Mereka mempertanyakan, bagaimana dengan penumpang yang tidak membawa bagasi kabin? Mereka kan tidak akan melewati area conveyor belt itu. Jadi, apakah mereka kehilangan kesempatan dapat hampers?
Pertanyaan yang valid, sih. Tapi terlepas dari itu, respons umumnya tetap hangat. Momentum mudik selalu jadi periode sibuk dan seringkali melelahkan. Kehadiran bingkisan sederhana di antara deretan koper itu, setidaknya, berhasil menyelipkan senyum dan kejutan bagi banyak orang.
Pada akhirnya, inisiatif seperti ini memang tidak mengubah perjalanan secara drastis. Tapi ia berhasil memberi warna. Sebuah usaha kecil dari pengelola bandara untuk membuat momen kepulangan para perantau jadi sedikit lebih berkesan dan yang paling penting terasa seperti pulang ke rumah.
Artikel Terkait
BMKG: Makassar Berawan Seharian Jumat 1 Mei 2026, Waspada Potensi Hujan Ringan Siang-Sore
Mahfud MD: UU Peradilan Militer Belum Diubah Jadi Hambatan Kasus Andrie Yunus Dibawa ke Pengadilan Umum
Menteri PPPA Minta Maaf Atas Pernyataan soal Gerbong Khusus Perempuan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Kebakaran di Wajo Hanguskan Tiga Rumah dan Dua Motor, Kerugian Capai Miliaran Rupiah