Seorang kepala daerah di Meksiko selatan menjadi korban serangan bersenjata yang mengakhiri riwayat hidupnya. Joel Bravo, Wali Kota San Miguel Amatitlan, tewas ditembak di negara bagian Oaxaca, sebuah wilayah yang dikenal sebagai salah satu titik rawan perebutan rute perdagangan narkoba. Peristiwa ini terjadi pada akhir pekan lalu dan langsung memicu reaksi keras dari pemerintah setempat.
San Miguel Amatitlan sendiri merupakan kota kecil dengan jumlah penduduk hampir 7.000 jiwa. Lokasi penembakan berada di area yang selama ini menjadi medan pertempuran antara kartel narkoba yang saling berebut kendali atas jalur distribusi ilegal. Meskipun jaksa penuntut umum mengonfirmasi bahwa Bravo tewas dalam serangan bersenjata, mereka belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi maupun motif di balik pembunuhan tersebut.
Sementara itu, Gubernur Oaxaca, Salomon Jara, angkat bicara menanggapi insiden ini. Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial X, ia mengecam keras tindakan kekerasan yang merenggut nyawa seorang pejabat publik.
“Di Oaxaca, kami tidak akan membiarkan kekerasan mengalahkan hukum atau kehendak masyarakat kami,” ujar Jara, menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap aksi kriminal semacam itu.
Di sisi lain, aparat keamanan sudah bergerak cepat. Jaksa penuntut umum menyebutkan bahwa kehadiran polisi di wilayah tersebut telah ditingkatkan secara signifikan. Tim taktis juga diterjunkan untuk bekerja sama dengan pasukan federal dalam upaya melacak dan menangkap para pelaku penembakan. Hingga berita ini diturunkan, proses pengejaran masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
Polisi Didorong Usut Tuntas Judi Berkedok Arena Bermain Anak di Jakarta
Grace Natalie Sebut Jokowi Segera Pakai Jaket PSI, PDIP Bereaksi
BMKG: Jakarta Selatan Berpotensi Hujan Sedang, Wilayah Lain Hujan Ringan Senin Malam
Polisi Amankan 69 Orang di Jakarta, Judi Berkedok Arena Permainan Anak Dibongkar