Laba ELPI Kuartal III 2025 Capai Rp186,81 Miliar, Kinerja Keuangan Menguat
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) membukukan laba bersih sebesar Rp186,81 miliar pada kuartal III 2025. Pencapaian ini didukung EBITDA yang mencapai Rp314,25 miliar dengan margin EBITDA sebesar 41 persen, mencerminkan ketahanan operasional perusahaan di tengah tantangan kenaikan biaya operasional global offshore support vessel.
Strategi Efisiensi Biaya Kunci Profitabilitas ELPI
Direktur Keuangan ELPI Efilya Kusumadewi mengungkapkan bahwa pengelolaan biaya yang terukur menjadi pilar penting dalam mempertahankan kinerja positif. "Kami menjalankan optimalisasi di seluruh lini bisnis, termasuk perawatan kapal dan pemanfaatan sumber daya. Pendekatan efisiensi ini menjaga arus kas tetap kuat sekaligus memperkuat margin profitabilitas," jelas Lya dalam rilis resmi.
Kinerja Keuangan ELPI Tunjukkan Kondisi Sehat
ELPI mencatat peningkatan signifikan dalam rasio keuangan. Current Ratio melonjak menjadi 630 persen dari sebelumnya 421 persen, menunjukkan likuiditas yang sangat kuat. Sementara Debt to Equity Ratio (DER) menguat menjadi 23 persen dari 27 persen, menandakan struktur permodalan yang solid dan ruang untuk ekspansi bisnis.
Pendapatan Usaha Tumbuh Didukung Penyelesaian Docking Kapal
Perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp760,95 miliar, meningkat dari kuartal II 2025 sebesar Rp543,66 miliar. Corporate Secretary Wawan Heri Purnomo menyatakan bahwa fase periodik docking sejumlah kapal offshore support vessel telah selesai dan berkontribusi positif terhadap pendapatan konsolidasian.
Strategi Ekspansi ELPI: Optimalisasi, Kapasitas, dan Ekspansi Global
Direktur Utama ELPI Eka Taniputra mengungkapkan tiga pilar strategi perusahaan. Untuk optimalisasi, ELPI menerapkan sistem operasi berbasis Safe, Reliable, and Efficient. Di bidang kapasitas, perusahaan menambah 5 armada baru melalui entitas anak-afiliasi. Sementara untuk ekspansi, ELPI telah mendapatkan kontrak pertama di kawasan Middle-East.
Restrukturisasi Bisnis: Offshore, Dry Bulk, dan Pasar Internasional
ELPI melakukan identifikasi ulang bidang usaha grup menjadi offshore dan dry bulk. Pangsa pasar domestik akan ditangani ELPI, sementara pasar internasional menjadi ranah PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO). Bisnis dry bulk akan dikelola oleh PT Samudera Luas Sejahtera Abadi (SLSA), PT ELPI Nusantara Armada (ENA), dan PT ELPI Trans Cargo (ETC).
Prospek Kuartal IV 2025: Optimisme dengan Penambahan Armada
Menjelang akhir tahun, ELPI optimistis kinerja akan terus menguat seiring meningkatnya utilisasi kapal dan penambahan armada di bidang dry bulk sepanjang 2025. Hal ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan pendapatan pada kuartal berikutnya, sekaligus memperkuat posisi ELPI sebagai perusahaan pelayaran nasional yang tangguh di kawasan Asia Pasifik dan Middle-East.
Artikel Terkait
Merdeka Copper Gold Finalisasi Studi Kelayakan Proyek Tembaga Tujuh Bukit, Target Produksi 110 Ribu Ton Per Tahun
TBS Energi Utama Terbitkan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 Persen
Wall Street Menguat Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Optimisme Sektor AI
Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI