Oleh: Erizal
Kalau kita lihat, penerbitan SP3 atau Restorative Justice untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam kasus dugaan ijazah Jokowi itu ibarat interupsi. Sebuah interupsi yang cukup cerdas, datang dari arah yang tak terduga lewat tangan penyidik, tapi aroma kebijakannya terasa dari istana.
Dan interupsi itu berhasil. Fokus publik yang sebelumnya tertuju pada misteri ijazah, tiba-tiba beralih. Roy Suryo dan kawan-kawannya seolah dipaksa untuk mengalihkan perhatian. Padahal, soal pokoknya yaitu kejelasan status ijazah itu sendiri justru semakin mendekati titik terang. Lucu, bukan?
Tak cuma mengalihkan, SP3 ini juga berhasil ‘menskor’ sidang publik yang sudah berjalan berminggu-minggu. Perdebatan jadi mandek. Yang ramai sekarang bukan lagi keaslian dokumen, melainkan sah atau tidaknya keputusan penghentian penyidikan terhadap kedua tersangka itu.
Perdebatan pun merembet kemana-mana. Bahkan sampai ke kantor polisi. Eggi Sudjana melaporkan Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo. Damai Hari Lubis ikut-ikutan, melaporkan Khozinudin dengan pasal yang mirip: pencemaran nama baik, fitnah, dan penghasutan. Mirip banget dengan laporan awal Jokowi terhadap mereka berdua, yang kini malah dapat SP3.
Jadinya, Roy Suryo dapat laporan tambahan, sementara Ahmad Khozinudin dapat masalah baru. Istilah ‘TPUA’ yang dulu dikenal sebagai Tim Peneliti Ulang Alumnus, kini dapat tafsir baru: Tim Pelaporan Ulama dan Aktivis. Ironis.
Memang agak janggal sih. Eggi Sudjana yang dulu mengajak Roy Suryo jadi tim ahli, tiba-tiba berdamai dengan Jokowi. Setelah dapat SP3, malah balik melaporkan mantan sekutunya sendiri. Kalau Damai Hari Lubis, kesannya cuma ikut arus. Mungkin ada persoalan pribadi dengan Ahmad Khozinudin sesama pengacara, jadi sekalian diselesaikan lewat laporan ini.
Artikel Terkait
Sertifikat Gratis untuk Korban Bencana Jadi Fokus Pertemuan Malam Sekretariat Kabinet
Izin Dicabut, Operasi Tetap Jalan: Kritik Pedas untuk 28 Perusahaan Pasca-Longsor
Hujan Deras Pagi Ini Lumpuhkan Rute Transjakarta
Rektor UGM Dikoreksi Sendiri: Dua Versi Kelulusan Jokowi dalam Video Resmi