Ribuan pasang mata tertuju ke danau. Sorak-sorai menggema menyambut setiap kayuhan dayung yang kuat. Itulah suasana memukau saat pertandingan Solu Bolon, perahu tradisional khas Batak, menjadi puncak perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba. Acara ini memang selalu dinanti, bukan sekadar lomba, tapi sebuah upaya nyata melestarikan warisan budaya di tanah leluhur ini.
Bupati Toba, Effendi Napitupulu, menyoroti makna di balik keriuhan itu. Ia berharap acara seperti ini bisa mengajak masyarakat bernostalgia.
"Harapan kita masyarakat kita kembali bisa bernostalgia akan kegiatan-kegiatan sebelum datang dan majunya teknologi sekarang," ujarnya dalam tayangan Metro Siang, Metro TV, Selasa (17/3/2026).
Artikel Terkait
Arus Mudik H-4 Lebaran di Tol Cipali Naik 22%, Sistem Satu Arah Diterapkan
Pria Mabuk di Bogor Ancam Bunuh Mantan Istri dan Anak, Diamankan Polisi
Truk Sumbu Tiga Langgar Aturan Jadi Pemicu Utama Kemacetan Panjang di Gilimanuk
BPJS Kesehatan dan Bappenas Bahas Keberlanjutan Program JKN