Siang itu, Minggu (18/1), kawasan seberang WTC Mangga Dua di Gunung Sahari masih terendam. Banjir belum juga menunjukkan tanda-tanda surut.
Kalau dilihat sekitar jam satu lebih, ketinggian airnya masih menggenang di kisaran 50-60 sentimeter. Cukup untuk membuat lutut orang dewasa tenggelam. Akibatnya, lalu lintas di sana benar-benar macet total. Kendaraan roda dua dan empat sama-sama tak bisa lewat. Pengendara pun terpaksa putar balik, berburu jalur lain yang masih bisa dilalui.
Ruas jalan yang ditutup cukup vital: dari arah WTC Mangga Dua menuju Senen, dan dari Ancol ke Jalan Gunung Sahari. Pokoknya, arus dari dua arah itu terpaksa dialihkan.
Menurut sejumlah saksi, kondisi ini sudah berlangsung sejak dini hari. Anwar, salah seorang warga, bercerita kalau situasi pagi tadi justru lebih parah.
“Tadi mah kalau subuh sampai pagi, sampai sedengkul lebih lah. Tapi setelah sudah jam segini ya reda, karena sudah disedot, dibuang airnya,”
Ucapnya. Meski sudah ada upaya penyedotan, kenyataannya hingga siang hari genangan itu belum hilang sepenuhnya. Kawasan tetap ditutup.
Di beberapa titik, petugas terlihat berjaga. Mereka mengamankan lokasi dan berusaha mengatur arus kendaraan yang semrawut. Tampaknya, butuh waktu lebih lama sebelum kondisi benar-benar normal kembali.
Artikel Terkait
Brasil Hancurkan Skotlandia 3-0, Pastikan Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026
BMKG: Sebagian Wilayah Sulsel Berpotensi Hujan Ringan hingga Angin Kencang pada Kamis
Truk Kontainer Tabrak Avanza di Maros, Sopir Terjepit Akibat Diduga Ugal-ugalan
Disdukcapil Maros Jemput Bola Rekam KTP Elektronik bagi ODGJ, Lansia, dan Disabilitas