Hujan Deras Sebabkan Ribuan Lubang Jalan di Jakarta, Perbaikan Masih Sementara

- Minggu, 08 Februari 2026 | 17:55 WIB
Hujan Deras Sebabkan Ribuan Lubang Jalan di Jakarta, Perbaikan Masih Sementara

Hujan deras yang mengguyur Jakarta beberapa hari lalu ternyata meninggalkan jejak yang cukup merepotkan. Jalanan di sejumlah titik kini dipenuhi lubang, membuat pengendara harus ekstra waspada.

Minggu pagi (8/2/2026), suasana di sepanjang Jalan Kapten Tendean hingga Wolter Monginsidi dan Trunojoyo terlihat sama: aspal yang rusak. Bukan cuma satu dua, tapi banyak. Lubang-lubang itu ukurannya beragam, ada yang cuma mengelupas tipis, ada pula yang cukup dalam hingga bisa menampung genangan air. Buat para pengendara motor, ini jelas bahaya. Kecepatan harus dikurangi, kalau tidak, risiko terpelanting atau rusaknya kendaraan mengintai.

Di sisi lain, Jalan Wolter Monginsidi tampaknya jadi salah satu lokasi terparah. Laju kendaraan di sana serba pelan, terpaksa menghindari bagian jalan yang berlubang. Upaya penanganan darurat terlihat dari tumpukan pasir yang mengisi beberapa titik. Tapi, masalahnya tak cuma lubang. Permukaan jalan yang tidak rata juga jadi tantangan tersendiri.

Menanggapi kondisi ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sudah mengambil langkah. Menurutnya, Pemprov telah menangani ribuan titik kerusakan jalan.

"Untuk jalan berlubang, kemarin sebenarnya kita ingin menunggu sampai curah hujan turun. Tapi dalam rapat terakhir saya sudah memerintahkan semua jalan berlubang untuk segera ditangani,"

Ucap Pramono saat ditemui di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026) lalu.

Namun begitu, ia mengakui bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini baru bersifat sementara. Rencana perbaikan permanen baru akan digarap ketika intensitas hujan di Ibu Kota mulai mereda.

"Penanganannya sekarang ini memang sementara. Begitu nanti hujannya sudah tidak seperti sekarang, kita akan lakukan perbaikan secara permanen,"

jelasnya lebih lanjut.

Data dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta pun mencatat, sudah hampir 6.000 lubang jalan yang ditangani. Angka yang tidak kecil, tentunya. Tapi di lapangan, tantangan untuk menjaga kelancaran dan keamanan bagi pengendara tampaknya masih terus berlangsung, menunggu perbaikan yang lebih menyeluruh.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar