Patroli rutin di perairan Kendari berubah jadi pengungkapan kasus Minggu lalu. Personel Kapal Polisi Tekukur–5010, yang sedang berjaga di area Labuh Jangkar Bungkutoko, tiba-tiba mendapat laporan mencurigakan dari warga. Intinya, ada indikasi pengangkutan satwa langka.
Mereka pun segera bergerak. Beberapa kapal yang berlabuh di sana diperiksa satu per satu. Hasilnya? Tak sia-sia.
Komandan KP Tekukur–5010, Kompol Suryo Pandowo, menjelaskan kronologinya.
"Kami dapat info dari masyarakat soal dugaan ini. Langsung kami tindaklanjuti dengan pemeriksaan di sekitar Bungkutoko," ujarnya.
Pemeriksaan itu membawa mereka ke KM. Bintang Permai. Dan di dalam palka kapal, pemandangan yang memilukan terungkap: ratusan burung dilindungi ditumpuk begitu saja, tanpa ada dokumen sah yang menyertai.
"Ditemukan ratusan ekor burung dilindungi di palka, tanpa dokumen," sambung Suryo, menegaskan temuan tersebut.
Artikel Terkait
IKA Unhas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kelurahan Barombong
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Barombong
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut