Selasa siang (27/1) di Nabire, suasana pantai yang biasanya tenang tiba-tiba berubah riuh. Sebuah pesawat Caravan milik Smart Air, registrasi PK-SNS, terpaksa melakukan pendaratan darurat di perairan dangkal. Kabar baiknya, seluruh 11 penumpang dan 2 awak kabin berhasil selamat dari insiden yang menegangkan itu.
Menurut keterangan resmi dari Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX Manokwari, Sigit Pramono, pesawat tersebut memang mengalami insiden di sekitar Bandara Nabire.
Rencananya, pesawat jenis C208B itu sudah lepas landas dari Nabire dan menuju Kaimana. Namun, perjalanan itu tak berjalan mulus.
Di sisi lain, kronologi yang terungkap cukup jelas. Tercatat pukul 12.57 WIT, Air Traffic Controller di menara Bandara Nabire menerima permintaan pilo: "return to base". Permintaan kembali ke pangkalan itu menjadi tanda awal ada sesuatu yang tidak beres.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi Usulkan Pembubaran Tim Reformasi Polri Prabowo
Tiga Dekade Jualan Es Gabus di Kemayoran, Kini Sudrajat Pulang Karena Trauma
Ketua GP Ansor Bondowoso Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Seragam Rp1,2 Miliar
Islamic Centre Bekasi Terbengkalai 14 Tahun, Beralih Jadi Tempat Angker