Ketika Boikot Dibilang Percuma, Seorang Netizen Ingatkan Kisah Semut dan Nabi Ibrahim

- Selasa, 27 Januari 2026 | 08:00 WIB
Ketika Boikot Dibilang Percuma, Seorang Netizen Ingatkan Kisah Semut dan Nabi Ibrahim

Ceritanya begini. Ada seorang kenalan yang ngajak ketemuan di Starbucks. Saya tolak, dengan alasan sederhana: saya lagi ikutan boikot. Reaksinya? Malah dikatain. Katanya, tindakan saya itu nggak bakal ngaruh apa-apa.

Nah, di situ saya balas. Saya ingetin dia, yang notabene seorang muslim, tentang kisah semut di zaman Nabi Ibrahim.

Sejak pesan itu dikirim, diam. Nggak ada balasan lagi di WhatsApp. Mungkin lagi mikir, atau mungkin juga kesel. Entahlah.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar