Pernah dengar istilah "angin tidak punya KTP"? Kalimat itu selalu muncul kala Anies Baswedan jadi bahan omongan. Tapi, jujur saja, saya rasa banyak yang mencibirnya tanpa benar-benar paham maksud di balik kata-kata itu. Mereka cuma ikut-ikutan. Copy-paste mentah-mentah dari orang lain.
Ironisnya, sebenarnya, apa yang mereka lontarkan justru bisa dibaca sebagai pujian terselubung untuk Anies.
Ceritanya sih terkait polusi Jakarta yang tak kunjung reda. Kritiknya, Anies dianggap gagal mengatasi polusi dan cuma bisa menyalahkan angin. Begitu kan kira-kira narasi yang beredar?
Nah, ini pertanyaan besarnya: adakah gubernur Jakarta, sepanjang sejarah, yang benar-benar sanggup membereskan masalah polusi udara ibukota? Jawabannya, menurut saya, tidak ada. Bahkan Jokowi sekalipun, saat memimpin Jakarta, tak bisa mengatasinya.
Saya berani bilang begitu bukan asal-asalan. Ini berdasarkan data dari BMKG. Mungkin banyak yang belum tahu, tapi justru dalam hal ini, para pembenci itu tanpa sadar sedang memuji Anies.
Mengapa? Karena dari sekian banyak pemimpin, cuma Anies yang berusaha menerangkan persoalan polusi ini secara gamblang kepada publik. Dia yang coba jelaskan kenapa masalah ini begitu pelik dan sulit diurai. Gubernur lain? Jarang. Presiden sendiri pun rasanya tak pernah memberi penjelasan sedetail itu.
Artikel Terkait
Prabowo di Dewan Perdamaian Trump: Diplomasi atau Pengkhianatan Prinsip?
Iran Siaga Perang Total, Balas Setiap Serangan AS
Sudan Terbelah, Darurat Kemanusiaan, dan Panggilan bagi Indonesia
Trump Bentuk Dewan Perdamaian, 10 Alasan Mengapa Langkah Ini Dianggap Bermasalah