Reaksi warganet kali ini benar-benar bikin merinding. Makjleb, istilahnya. Intinya sih, mereka geram.
Ada satu poin yang terus diulang dan jadi sorotan: saat penjambretan terjadi, itu adalah bukti nyata kegagalan aparat. Gagal melindungi harta benda masyarakat yang seharusnya jadi tanggung jawab mereka.
Lalu, ketika warga turun tangan sendiri mengejar pelaku, alasannya sederhana: polisi tidak ada di tempat untuk mencegah kejadian itu sejak awal. Logika yang dilontarkan cukup menusuk. Kalau warga dilarang mengejar, konsekuensinya polisi harus bisa hadir di setiap sudut, menangani setiap kejadian kriminal secara instan. Mungkinkah?
Artikel Terkait
Sengketa Tanah Berujung Maut, Saudara Tewas Dibacok di Jember
Hampir 170 Ribu Jemaah Haji 2026 Masuk Kategori Risti, Petugas Diminta Siap Ekstra
DPR Sahkan Sembilan Nama Calon Ombudsman, Siap Dilantik Presiden
Ribuan Tahun Siksa Barzakh, Firaun Masih Antre 50.000 Tahun di Padang Mahsyar